Home / Artikel / KBLI 2025 vs KBLI 2020: Yang Berubah untuk Sektor Perda...
NIB

KBLI 2025 vs KBLI 2020: Yang Berubah untuk Sektor Perdagangan

Oleh Vania Almiranda 2 menit baca
KBLI 2025 vs KBLI 2020: Yang Berubah untuk Sektor Perdagangan
Kalau usaha Anda bergerak di perdagangan, ini salah satu sektor yang paling banyak berubah. Kategori G dirampingkan, reparasi kendaraan keluar dari rumpun perdagangan, dan aktivitas platform digital dikelompokkan ulang.

Pengurusan KBLI cepat dan diakui negara di Bisnis Legal

Apa Itu KBLI 2025?

BPS menerbitkan KBLI 2025 lewat Peraturan BPS No. 7 Tahun 2025 sebagai penyempurnaan KBLI 2020, agar selaras dengan standar internasional ISIC Revisi 5. Jumlah kelompok lima digit menyusut dari 1.789 kode menjadi 1.559 kode melalui penggabungan, pemecahan, dan penyesuaian kode.

BPS juga menerbitkan Tabel Konversi KBLI 2020–2025 sebagai panduan mencocokkan kode lama dengan kode baru.

Tiga Perubahan Utama di Sektor Perdagangan

Kode 45 tidak lagi berada di kategori perdagangan. Pada KBLI 2020, kategori G memuat kode 45 (perdagangan serta reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor), 46 (perdagangan besar), dan 47 (perdagangan eceran). Pada KBLI 2025, kategori G hanya menyisakan 46 dan 47. Aktivitas reparasi dan perawatan kendaraan direlokasi ke kategori jasa karena karakternya memang jasa, bukan perdagangan barang.

Platform digital diposisikan sebagai intermediasi perdagangan eceran. Sebelumnya aktivitas semacam ini kerap jatuh ke kelompok portal web umum. Sekarang klasifikasinya netral terhadap saluran penjualan, sehingga lebih mencerminkan model bisnis marketplace.

Factoryless Goods Producer pindah ke sektor industrinya. Pelaku usaha yang merancang produk lalu menyubkontrakkan produksinya dulu masuk kategori perdagangan. Pada KBLI 2025, mereka diklasifikasikan sesuai sektor manufakturnya. Produsen skincare tanpa pabrik sendiri, misalnya, kini masuk industri pengolahan.


Apakah NIB Otomatis Menyesuaikan?

Sebagian besar iya. Pemerintah menyiapkan mekanisme konversi otomatis di OSS berdasarkan tabel korespondensi BPS. Pelaku usaha yang perubahannya hanya berupa penyesuaian kode, tanpa mengubah substansi kegiatan usaha, tidak perlu melakukan perubahan manual.

Yang perlu perhatian adalah kode dengan pemecahan satu ke banyak. Ketika satu kode lama pecah menjadi beberapa kode baru, sistem tidak bisa menebak mana yang sesuai kegiatan riil Anda. Di situlah pemilik usaha harus memutuskan sendiri.

Perlu dicatat, perubahan KBLI tidak mengubah prinsip dasar perizinan berusaha berbasis risiko maupun kewenangan kementerian terkait.

Yang Sebaiknya Di Cek

  • Cocokkan kode KBLI lama Anda dengan tabel konversi BPS
  • Pastikan kode hasil konversi masih menggambarkan kegiatan usaha yang benar-benar berjalan
  • Periksa apakah tingkat risikonya berubah, karena ini menentukan apakah NIB saja cukup atau perlu sertifikat standar
  • Sesuaikan akta, NPWP, dan dokumen pendukung bila kegiatan usaha ikut bergeser

Kode KBLI yang tidak sinkron dengan kegiatan riil berisiko menghambat perpanjangan izin, pengajuan tender, atau verifikasi mitra dagang.

Butuh Kepastian Sebelum Mengubah Data?

Menentukan kode pengganti pada kasus pemecahan satu ke banyak sering tidak sesederhana membaca tabel, apalagi jika usaha Anda menjalankan beberapa kegiatan sekaligus. Jika ingin memastikan pilihan kodenya tepat sebelum data OSS diubah, tim legal kami siap membantu.

Hubungi kami sekarang!


Baca Selanjutnya

Artikel Pilihan Lainnya

Lihat Semua →
Ingin konsultasi gratis